Purnama Politik


Pada setiap wisuda mahasiswa/i dilaksanakan, Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik selalu menggelar ‘Purnama Politik’ sebagai singkatan dari Purna Mahasiswa Ilmu Politik. Kegiatan ini berupa penyerahan sertifikat serta bingkisan-bingkisan kecil sebagai apresiasi akan kontribusi para wisudawan/wisudawati saat masih menjadi mahasiswa/i. Selain itu, juga disediakan waktu, tempat serta sarana untuk mahasiswa/i yang telah lulus untuk berorasi atau menyatakan pesan dan kesan.
Studi Banding

Studi Banding adalah kegiatan yang bertujuan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan dengan cara memaparkan visi, misi, serta kegiatan-kegiatan yang ada di satu organisasi kepada organisasi lain, kemudian bertujuan untuk menjalin hubungan antara Badan Pengurus Harian Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik dengan Himpunan Mahasiswa lainnya. Salah satu contohnya adalah studi banding antara Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi.
Seminar Akademik 1

Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik, melalui Kementrian Keilmuan dan Keprofesian, banyak melakukan seminar, salah satunya adalah Seminar Akademik I dengan tajuk Fenomena Buzzer Politik: Strategi membuat rakyat #McQueenYaQueen. Bertema tentang buzzer politik, seminar ini membahas pentingnya peran buzzer dalam penyebaran informasi mengenai kedua calon presiden hingga peristiwa politik yang terjadi. Seminar ini mengundang enam pembicara, salah satunya dari pihak Nurhadi-Aldo yang sedang naik daun menjelang pemilu.
Seminar Akademik II

Mengingat tingginya angka golongan putih menjelang pesta demokrasi Indonesia yang dilaksanakan pada 17 April 2019, Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Universitas Padjadjaran menggelar seminar bertajuk Menghitung Hari, Detik demi Detik Pemilu 2019: Nasib Swing Voters dan Undecided Voters Pada Masa Tenang Kampanye dan Upaya Menjaga Integritas Hasil Pemilu 2019. Seminar ini secara garis besar mengajak audiens untuk tidak Golput karena masa depan Indonesia untuk lima tahun kedepan bergantung akan hasil dari satu hari Pemilu.
Anti Propaganda Dalam Rangka Pemilu

Dalam rangka menjelangnya Pemilu, Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik beserta oranisasi-organisasi lainnya menggelar long march disepanjang jalan Dago saat Car Free Day. Pada saat long march berlangsung, para peserta memberikan pamflet serta stiker yang berisikan ajakan untuk waspada akan hoax atau berita bohong yang beredar di media sosial. Para peserta juga menggelar orasi tentang rentannya media sosial di Indonesia untuk terpapar kebohongan-kebohongan demi menjatuhkan salah satu calon presiden/partai tertentu.
Nusantara Youth Parliament

Nusantara Youth Parliament (NYP) merupakan cabang dari acara tahunan Ilmu Politik, Posweek (Political Science Week). Nusantara Youth Parliament merupakan kegiatan berupa simulasi siding parlemen dengan melibatkan 34 peserta yang indikasiya mewakili setiap provinsi di Indonesia. NYP bisa diikuti oleh pelajar tingkat SMA sederajat serta mahasiswa/i tingkat D1-S1.
Orientasi Mahasiswa Baru


Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus atau yang biasa disingkat OSPEK dilakukan dalam tiga tahap: tingkat universitas, tingkat fakultas dan tingkat jurusan. OSPEK memiliki tujuan untuk membentuk watak serta sikap mahasiswa baru. Pada tingkat jurusan, mahasiswa baru diperkenalkan dengan aspek-aspek yang ada di jurusan tersebut, seperti kegiatan non-akademik dan non-akademik, dosen yang bertugas, alumni, ketua angkatan, ketua Himpunan yang pernah menjabat, hingga aktivitas-aktivitas seperti games, running man, dan pembuatan mozaik.