ipol.fisip.unpad.ac.id

    Kontributor: Yusa Djuyandi

    Tahun 2022 Indonesia ditetapkan sebagai tuan rumah dari kegiatan Presidensi G20 yang keanggotannya meliputi 19 negara utama dan Uni Eropa (EU). Anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa. Sebagai forum kerja sama multilateral, negara-negara yang tergabung dalam G20 melakukan berbagai pembahasan dan Kerjasama dalam kerangka pertumbuhan global yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif.

    Pasca ditetapkannya Indonesia sebagai tuan rumah untuk Presidensi G20 di tahun 2022, Indonesia mengemban amanah dari tongkat estafet yang diberikan oleh Italia untuk pembahasan pembangunan global yang berkelanjutan, penunjukan ini selain menandakan adanya kepercayaan dunia kepada Indonesia juga disikapi dengan positif oleh pemerintah untuk membangkitkan perekonomian Indonesia pada khususnya dan dunia pada umumnya pasca dihantam oleh pandemi Covid-19. Di tahun 2022 ini kegiatan G20 memiliki semangat yang kemudian dijadikan tema besar, yaitu “Recover Together, Recover Stronger” yang berarti seluruh negara-negara anggota G20 berkomitmen untuk sama-sama pulih dan bangkit setelah kejatuhan akibat pandemic Covid-19.

    Pada aktivitas Presidensi G20 tahun 2022, Universitas Padjadjaran dipercaya menjadi salah satu Knowledge Partner bersama dengan dua universitas lainnya, yaitu Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada. Bagi Departemen Ilmu Politik, terlibatnya tiga dosen sebagai anggota Knowledge Partner (Dr. Yusa Djuyandi; Mustabsyitotul Ummah Mustofa, MA.; dan Luthfi Hamzah Husin, MA.)pada rangkaian Presidensi G20 Indonesia memberikan sebuah nilai lebih atas proses internasionalisasi Universitas Padjadjaran dan juga Departemen Ilmu Politik.