ipol.fisip.unpad.ac.id

    Jatinangor,ipol.fisip.unpad.ac.id, Selasa, 16/05/2023, 10:00 WIB

    Belajar Sejarah Peradaban Islam di Eropa Lewat IISMA 2022 ke Granada, Spanyol!

    Putri Aulia |

    Saat mengikuti orientasi pengenalan Ilmu Politik tahun 2020 silam, kami ditugaskan untuk menulis rencana 5 tahun kedepan dan saya ingat betul dalam grafik sederhana tersebut salah satu hal yang saya tulis yaitu mengikuti program pertukaran pelajar ke Eropa. Siapa sangka di tahun 2022,  impian yang saya tulis dapat terwujud melalui program Kampus Merdeka yaitu IISMA (Indonesian International Student Mobility Awards) ke Granada, Spanyol. Dengan 24 awardees lainnya, saya mengikuti program exchange di Universidad de Granada selama tiga bulan, dari 25 September 2022 hingga 22 Desember 2022.

    Kota kecil di Spanyol bagian selatan ini kaya akan sejarah dan kebudayaan moorish, salah satunya yaitu istana Alhambra yang menggait 3 juta turis setiap tahun nya. Sistem pembelajaran di Centro de Lenguas Modernas de la Universidad de Granada juga menyeimbangkan tentang akademis dan juga pembelajaran budaya. Setiap minggu, para mahasiswa pertukaran pelajar akan mengikuti field trip keliling wilayah Andalusia untuk mendapatkan penjelasan mengenai tempat dan monumen historis seperti Mezquita-cathedral di Cordoba hingga Giralda tower di Seville. Selain itu, para mahasiswa juga diajak untuk berkenalan dengan tari traditional Andalusia yaitu flamenco.

    Siesta, Tapas, dan Jam Makan yang Berbeda

    Minggu pertama di Spanyol menjadi waktu adaptasi yang sangat krusial terutama berhadapan dengan beberapa culture shock yang saya alami. Siapa sangka kebanyakan toko di Granada itu tutup tengah hari dan buka lagi di sore menjelang malam yang disebut dengan siesta, sehingga saya harus menyesuaikan ketika akan berkegiatan ke luar. Selain itu, budaya kuliner di Granada juga unik karena banyak tempat makan yang menyediakan tapas (snack) secara gratis.

    Meskipun demikian, satu hal yang paling mengejutkan adalah jadwal makan yang sangat telat di Spanyol yang mana kebanyakan orang Spanyol mengonsumsi makan malam di jam 20.30 – 21.45.

    Pengenalan Budaya Indonesia di Spanyol

    Sebagai diaspora Indonesia di Spanyol, para penerima beasiswa IISMA Granada berkesempatan untuk menampilkan budaya Indonesia melalui cultural performance dan juga booth yang berisikan games trivia untuk mempromosikan dan mengenalkan budaya Indonesia. Selain itu, kami juga mengenalkan makanan Indonesia ke mahasiswa internasional di Granada.

    Pengalaman yang saya dapatkan ketika menimba ilmu di Granada menjadi momen yang tidak akan pernah saya lupakan. Pembelajaran baik didalam maupun diluar kelas sangat berkontribusi besar dalam pengembangan diri saya yang dapat menunjang mimpi dan cita – cita di masa depan.

    Putri di Granada:

    Apabila tertarik melihat pengalaman Putri yang lain, sila ke Instagram Putri Aulia: @___putriaulia

    Posted by: Egi Oktaviani