ipol.fisip.unpad.ac.id

Impact Assessment terhadap Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan

Pemilu yang berkualitas merupakan elemen penting terwujudnya demokrasi yang baik. Indonesia mengalami tren peningkatan partisipasi politik dalam Pemilu 2019. Namun, masih terdapat hambatan bagi terbentuknya pemilih yang rasional seperti money politics, penyebaran hoaks, dan lain-lain. Pada tahun 2021, KPU RI telah mencanangkan program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan yang dilaksanakan di 242 desa yang tersebar di 34 provinsi.

Penelitian ini dilaksanakan sebagai bagian dari kerja sama antara KPU Republik Indonesia dan Pusat Studi Politik dan Demokrasi FISIP Universitas Padjadjaran, dengan para peneliti para dosen Departemen Ilmu Politik FISIP Unpad.

Hasil penelitian menemukan bahwa kendati program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan telah dilaksanakan, tetapi masih perlu ditindaklanjuti dengan kegiatan-kegiatan pascapelatihan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kompetensi peserta agar dapat memberikan dampak konkret dalam partisipasi politik di lingkungannya.    Selain itu, kerjasama antara KPU dan Pemerintah Daerah perlu ditingkatkan dalam aspek fasilitas anggaran dan administratif untuk kelanjutan program ini. Peningkatan partisipasi Pemilu 2024 tetap terlihat melalui antusiasme warga desa dalam memberikan dukungan kepada program ini. Sejauh rekomendasi yang dapat diberikan, penajaman edukasi kepada peserta pelatihan dan pada pascapelatihan menjadi hal yang perlu diperhatikan.

This image has an empty alt attribute; its file name is Cover.png

Informasi lebih lanjut mengenai penelitian ini dapat diakses melalui Kepala Pusat Studi Politik dan Demokrasi FISIP Unpad.

(Kontributor: Hana Kamilia)